Berhala Dunia Maya di Tengah Kehidupanku

Pusat budaya yang diagungkan (antroposentrisme) saat ini bertambah menggila dikalangan masyarakat, baik para kaum pelajar, mahasiswa, kantoran atau penggangguran. Semua tergila-gila dan memuja benda keduniawian. Sifat kebendaan yang mempermudah seseorang dalam melakukan aktifitasnya, acapkali mengkesampingkan Theosentrisme (pusat kekuatan Ilahi) yang notabene di agungkan sejak jaman para nabi.

Sifat dasar manusia yang serakah (ingat cerita buah kuldi di Firdaus) sudah menyingkirkan ke Esaan Tuhan. Manusia ingin proses yang cepat dan praktis dalam menperoleh sesuatu tanpa harus menunggu proses penantian yang panjang. Benda yang diciptakan manusia sebagai alat bantu, saat ini sudah menjadi benda yang disakralkan.

Contoh saja ponsel, dimana benda tersebut selalu dibungkus rapi, dikasih kaca pelindung, karet pembungkus (kondom), dan ditempatkan ditempat yang istimewa. Perlakuan pun berbeda, ambil contoh, ditempat ibadah dimana seseorang yang berkomunikasi dengan Tuhan, tiba-tiba harus dihentikan oleh suara ringtone atau getaran saja. Padahal isi pesan yang datang acapkali tidak ada maknanya sama sekali, bisa juga sebagai gengsi kalau punya ponsel.

Cemburukah Tuhan yang telah di duakan oleh umatNya?. Jawab nya “iya”, kita pun yang acapkali sedang mengobrol dengan taman atau seseorang lalu tiba-tiba ponsel dia berdering, maka apa yang terjadi?. Pembicaraan dihentikan untuk melayani teriakan ponsel terlebih dahulu, sehingga mood ini ilang untuk kembali ngobrol.

Separah dan seistimewakah benda itu di tangan kita? masih banyak berhala lain yang ada disekitar kita. Motor atau mobil yang tiap hari dipoles sampai lalat yang leanding pun kepleset, telah mengabaikan dan mengorbankan seseorang. “awas sampai lecet sedikit saja, tak libas kamu, gajimu seumur hidup gak cukup buat ganti”, sedemikian parahkan perlakuan kita pada sesama?.

Contoh ekstrim lagi, bagi yang suka memelihara hewan piaraan. Mereka akan memperlakukan binatang kesayangnya bisa melebihi rasa kasih sayang kepada istri atau anaknya, bahkan rasa cinta juga berbeda kali yaw..?.

Saat ini yang lebih sadis adalah via dunia maya, FB dan MP menjadi berhala baru bagi saya. Sebelum tidur check status dan inbok, bangun tidur click lagi lihat trus kirim komentar. Yach dulu kebiasaan berdoa sebelum dan sesudah bangun tidur ilang dah. Bahkan sudah ada yang berfatwa Haram hahaha…

Sudah sedemikian parahkan prilaku manusia terhadap kebendaan dan kepada sesamanya hahaha…. apalagi Ama Tuhan-nya..

armada transportasi; safety dulu baru fulus…
MPers; Tuhan dulu baru up date…

Hahahaha… jadi malu, gimana dengan yang lainya.. semoga bisa sesuai porsi.

Salam
Gunung Gangsir, 28 Mei 2009, 09:45

About dhaverst

Dhanang DhaVe I'm a Biologist who is trapped in photography world, adventure, and journalism but I enjoy it..!

No comments

  1. harataya said: khkhkhsss….suwun, Mas….. iya, mending di MP saja….masih bisa terasa privacy nya….

    @pilar; hureee ada pendukungnya… yaaa..eeee….

  2. harataya said: khkhkhsss….suwun, Mas….. iya, mending di MP saja….masih bisa terasa privacy nya….

    Sama…daku juga jarang…lebih adem di MP hehehe….

  3. harataya said: khkhkhsss….suwun, Mas….. iya, mending di MP saja….masih bisa terasa privacy nya….

    yups setujuu.. deh

  4. dhave29 said: setuju dengan Mbak Dyan deh

    khkhkhsss….suwun, Mas….. iya, mending di MP saja….masih bisa terasa privacy nya….

  5. harataya said: hehehehe….inggih, Mas..bukannya kita anti ya ama FB,..tapi ya emang semestinya, lebih bisa memilih lagi, perlu ato tidak, berguna ato tidak…..dan kebetulan, buat saya pribadi, FB ga guna…hehehhee…. mungkin belon berguna ato memang ga guna, saya ga tau..tapi yang pasti, saya menolak idup saya dikontrol sama FB…heehehhehee…

    setuju dengan Mbak Dyan deh,,,, aku juga dah jarang maenan Fb… lebih baik cari kawan dan hal baru di MP heheh..e bisa tukar pikiran dan karya,,,

  6. dhave29 said: ayoo tobaat masal….. hehehe… sama-sama untuk saling mengingatkan dan melayani.. salam

    hehehehe….inggih, Mas..bukannya kita anti ya ama FB,..tapi ya emang semestinya, lebih bisa memilih lagi, perlu ato tidak, berguna ato tidak…..dan kebetulan, buat saya pribadi, FB ga guna…hehehhee…. mungkin belon berguna ato memang ga guna, saya ga tau..tapi yang pasti, saya menolak idup saya dikontrol sama FB…heehehhehee…

  7. harataya said: khkhkhsss….isin aku…gue dulu gitu soalnya….khkhkhkhsss…… duh!….suwun Mas…hehehhee….skarang gue dah tobat..semoga ga kumat….khkhkhkhss…..

    ayoo tobaat masal….. hehehe… sama-sama untuk saling mengingatkan dan melayani.. salam

  8. dhave29 said: Sebelum tidur check status dan inbok, bangun tidur click lagi lihat trus kirim komentar. Yach dulu kebiasaan berdoa sebelum dan sesudah bangun tidur ilang dah

    khkhkhsss….isin aku…gue dulu gitu soalnya….khkhkhkhsss…… duh!….suwun Mas…hehehhee….skarang gue dah tobat..semoga ga kumat….khkhkhkhss…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Berkah dari Limbah Kepala Manyung

3 tahun bekerja di sebuah perusahaan ikan, membuat saya semakin memahami seluk beluk tantang bisnis ikan. Acapkali, ikan yang beredar di pasaran adalah ikan kelas ...