Maha Sempurna Kakimu, Kenapa Kamu Lumpuhkan?

Waktu itu ada kopi darat dengan MPers, meeting point disebuah hotel di pusat kota. Seperti biasa, jam 16:30 waktu yang ideal untuk kopdar setelah seharian berkutat dengan pekerjaan. Masalah tepat waktu, saya tipe yang tidak mau toleransi “telat tinggal” sudah mengakar kuat dalam jam disiplin saya. Tepat sebelum 16:30 saya sudah on the spot, 10 menit menunggu akhirnya belum juga nongol, padahal time limit 1 menit lagi. SMS ke semua, tidak ada yang nanggapi, bahkan setelah 30 menit menunggu satu persatu berdatangan.
“mas naik apa kok cepet sekali” tanya seorang diantara mereka.
“jalan kaki” jawab saya, sambil clingak-clinguk, sebab semua memakai motor dan mobil.
“haawhh jalann….kakii” keheranan dengan jawaban saya.

Fisiologis kaki hewan beraneka ragam, dalam ilmu biologi telah diklasifikasikan dalam beragam fungsi sesuai dengan anatominya. Kaki dengan jemari besar dan kuat, banyak dimiliki hewan pemanjat ; simpanse, lemur, kera dan kerabat primata lainnya. Kaki langsing dengan otot paha dan betis kuat banyak dimiliki hewan pelompat; katak, belalang, kutu. Kaki tegak, proporsional paha kuat dan betis langsing banyak dipakai hewan pelari; leopard, harimau, kijang.

Manusia memiliki kaki yang khas dan istimewa; bisa untuk memanjat, melompat, berjalan bahkan berlari. Kesempurnaan itulah yang menjadikan manusia sebagai mahluk yang istimewa sekali. Berbeda dengan binatang dengan segala keterbatasan dan kemampuan, manusia dibekali dengan semua kelebihan dan kemampuan. Yang menjadi pertanyaan, berfungsikah semua kelebihan dari kaki manusia.

Panjat tebing pernah saya geluti sampai sekarang, ngeri bila melihat kaki yang semakin mengecil telapaknya (39 untuk tinggi 170cm). Mencoba mengadopsi primata untuk merengkuh tebing dan memeluk atap tebing. Sepak bola sudah menjadi agenda rutin setiap sore, menendang, melompat dan berlari sudah menjadi santapan. Jalan jauh menjadi menu akhir pekan, bahkan pernah 5 hari jalan kaki melitas Rinjani gunung Tujuh. Sekolah SD – SMP 2 km pulang pergi jalan kaki selama 6 tahun menjadi pelajaran sendiri. Jalan kaki sepertinya sudah menjadi bagian seri drama dalam hidup, entah kapan bisa memanjakan kaki untuk naik rodah karet hitam.

Senang dan bangga bisa melihat teman-teman sudah sukses, kaya lagi, mobil punya, motor ada. Kemana-mana mudah tanpa harus lelah berjalan dan frustasi nunggu angkutan umum atau menahan malu nebeng melulu. Sungguh merasa seperti orang ketinggalan roda, dimana jalan sebagai andalan.

Saatnya berhenti menyalahkan diri, berganti dengan syukur dan senyum. Dengan jalan kaki saja, ternyata lebih cepat dari motor apalagi mobil, terlebih lagi saat harus keluar masuk lintasan tracking seolah kaki ini terasa istimewa. Memanjat batuan, serasa mudah sekali, melompati cekungan-cekungan serasa ringan, berlari mengejar matahari seolah tiada hambatan, menyusuri aspal hitam terasa nyaman.

Motor, mobil mungkin tidak bisa menyamai kaki, bahkan tanpa kaki keduan ban karet itu akan teronggok digarasi. Dengan kaki pula motor dan mobil berjaya. Keprihatinan ternguak begitu melihat kaki ingin dimanjakan dengan putaran roda, padahal sebenarnya mampu dan dengan mudah dijangkau kaki. Kaki seolah kehilangan taji dan fungsinya.

“Males ah jalan kaki”, “males ah capek”, “kakiku ndak kuat nih”, kalau mendengar keluhan itu, ingin rasanya berlari meninggalkan mereka (memanggil tukang tandu untuk gendong mereka). Sering saya menolak kalau di ajak jalan kesuatu tempat, karena asyik berjalan terdengar keluh kesah, bersungut-sungut, sambat “bah padahal orang lumpuh pengin berjalan, kenapa kamu yang utuh tidak lebih payah dari si lumpuh”.

Mari langkahkan kaki, berlari, melompat dan memanjat. Kembalikan hakekat kaki sebagai mana Sang Pencipta membuat, jangan mau dilumpuhkan oleh putaran roda bermesin. Tetapi tetap bijak dalam berkendara….

Salam jalan kaki

DhaVe
Jalan kekantor, 14 September 2009; 12:45

About dhaverst

Dhanang DhaVe I'm a Biologist who is trapped in photography world, adventure, and journalism but I enjoy it..!

No comments

  1. dhave29 said: @mbin; mabook dawet ya [email protected]; bethul mbak… kaki ini menjadi hidup lebih hidup… yuk jalan..@tjah; yuk jalan sambi gendong kamera… yuuuuk mareee hehehe

    nice sleep

  2. dhave29 said: @mbin; mabook dawet ya [email protected]; bethul mbak… kaki ini menjadi hidup lebih hidup… yuk jalan..@tjah; yuk jalan sambi gendong kamera… yuuuuk mareee hehehe

    @elok;udah..nie di kamar… biar masih terasa digunung… hehe ūüėÄ

  3. dhave29 said: @mbin; mabook dawet ya [email protected]; bethul mbak… kaki ini menjadi hidup lebih hidup… yuk jalan..@tjah; yuk jalan sambi gendong kamera… yuuuuk mareee hehehe

    lho koq di sleeping bag emang blm turun gunung ??

  4. dhave29 said: @mbin; mabook dawet ya [email protected]; bethul mbak… kaki ini menjadi hidup lebih hidup… yuk jalan..@tjah; yuk jalan sambi gendong kamera… yuuuuk mareee hehehe

    @elok; sunggeng ndalu ugi… mlungker lagii di sleeping bag.. anget..anget…

  5. dhave29 said: @mbin; mabook dawet ya [email protected]; bethul mbak… kaki ini menjadi hidup lebih hidup… yuk jalan..@tjah; yuk jalan sambi gendong kamera… yuuuuk mareee hehehe

    sama samakembali kasihsugeng dalu

  6. dhave29 said: @mbin; mabook dawet ya [email protected]; bethul mbak… kaki ini menjadi hidup lebih hidup… yuk jalan..@tjah; yuk jalan sambi gendong kamera… yuuuuk mareee hehehe

    @elok; yaps sebuah permenungan buat kita… jangan mau diperbudak teknologi…nah saatnya mengembalikan ke bentuk asli fungsinya…makasih mBak…

  7. dhave29 said: @mbin; mabook dawet ya [email protected]; bethul mbak… kaki ini menjadi hidup lebih hidup… yuk jalan..@tjah; yuk jalan sambi gendong kamera… yuuuuk mareee hehehe

    bukan sindiranhanya renungan sajaaku juga suka jalan koq waaaah lha wong ngak bisa naik sepeda motor trauma wakakakakamas mas :)ini mungkin yang dimaksud kakek genit itu ya maskecanggihan teknologi membuat malas , survey dan penelitian membuktikan osteoporosis menyerang justru ke orang yang malas jalan kaki nah lo

  8. dhave29 said: @mbin; mabook dawet ya [email protected]; bethul mbak… kaki ini menjadi hidup lebih hidup… yuk jalan..@tjah; yuk jalan sambi gendong kamera… yuuuuk mareee hehehe

    hayuuuukk…….

  9. dhave29 said: “TelaTerpakasaTinggal”

    @mbin; mabook dawet ya [email protected]; bethul mbak… kaki ini menjadi hidup lebih hidup… yuk jalan..@tjah; yuk jalan sambi gendong kamera… yuuuuk mareee hehehe

  10. dhave29 said: “TelaTerpakasaTinggal”

    @mbin; mabook dawet ya [email protected]; bethul mbak… kaki ini menjadi hidup lebih hidup… yuk jalan..@tjah; yuk jalan sambi gendong kamera… yuuuuk mareee hehehe

  11. dhave29 said: “TelaTerpakasaTinggal”

    maree….

  12. dhave29 said: “TelaTerpakasaTinggal”

    tiap kali orang berjalan kaki melewati alam, dia akan menemukan banyak hal..lebih banyak dari yang dia cari….

  13. dhave29 said: “TelaTerpakasaTinggal”

    hehehe mang-ap mang-ap….lagi korslet nih.

  14. dhave29 said: “TelaTerpakasaTinggal”

    @mbin; cuntel…. kumaha sih mas Mbin..kesana 2x lupa…buujubusyet dah… aku bisa saingi neh 3:10menit gimana… oke atur sajah waktunya..hehehe

  15. dhave29 said: “TelaTerpakasaTinggal”

    Kita mule aja dari lari dari centul (yang jalur datar itu namanya centul bukan). Jadi tak 4 oktober?

  16. dhave29 said: “TelaTerpakasaTinggal”

    @mbin; lum punya paspor, plus gak ada modal… gile 250km.. bisa finis saja udah hebring ntuh hahaha… asyik ajak aku Om…

  17. dhave29 said: “TelaTerpakasaTinggal”

    Jadi kapan nih ikutan maraton ultra 250K di Maroko? Liat wikipedia Marathon des sables.

  18. dhave29 said: “TelaTerpakasaTinggal”

    @vivi; hahaha…. minum minyak wangi yang banyak…. [email protected]; anda sudah menjawabnya…. dengan terpaksa ditinggal dan kita hentikan langkah semuanya.. hahaha

  19. dhave29 said: “TelaTerpakasaTinggal”

    “Mas, aq gak mau ah jalan kaki, nti aq keringetan, trus bau asyemm…nti kamu gk mau ma akyu lg..” *Cewek manja mode on* Hahaha..

  20. dhave29 said: “TelaTerpakasaTinggal”

    waduh…berarti kalo ditengah perjalanan aku kecapean ditinggal dongggggg ūüôĀ

  21. dhave29 said: @alex;hahaha….itu kita jalan kaki kan hehe…?bagaimana dengan dimalang?

    @alex;guud..guddd infantri only… saluuuud deh… [email protected];haha pasti kuwat…yakinlah… “TelaTerpakasaTinggal”

  22. dhave29 said: @alex;hahaha….itu kita jalan kaki kan hehe…?bagaimana dengan dimalang?

    sekali2 pengen jalan kaki sama mas Dhave, aku pasti kuat :Dheheheehhe belum dicoba udah memastikan emang paling sebel kalo janjian pakai acara molor apalagi ga ada kabar berita sama sekalibikin mangkel, mending ditinggal aja

  23. dhave29 said: @alex;hahaha….itu kita jalan kaki kan hehe…?bagaimana dengan dimalang?

    kalo masih bisa ditempu ma kaki… ya Infrantri Mode On gitu…

  24. dhave29 said: @lave; wah asyik dunk huny… kalo disini ati-ati bisa disrudug honda hahaha…. nasib kaum terpinggirkan, blas gak tertib… i hate it…@sulisyk; bethul Om… lebih cepat lebih baik, dan lebih aman tentunya… Bangsa yang serba molor segalanya.. ntuh kalo ada bom waktu cilaka, kalau ndak bisa hargai waktu… waktu…waktu.. kasihan dikau.. “telat tinggal”

    @alex;hahaha….itu kita jalan kaki kan hehe…?bagaimana dengan dimalang?

  25. dhave29 said: @lave; wah asyik dunk huny… kalo disini ati-ati bisa disrudug honda hahaha…. nasib kaum terpinggirkan, blas gak tertib… i hate it…@sulisyk; bethul Om… lebih cepat lebih baik, dan lebih aman tentunya… Bangsa yang serba molor segalanya.. ntuh kalo ada bom waktu cilaka, kalau ndak bisa hargai waktu… waktu…waktu.. kasihan dikau.. “telat tinggal”

    hahahaaaa… jadi inget masa2 romantis itu… RawaPusing- Ambarawa

  26. dhave29 said: @lave; wah asyik dunk huny… kalo disini ati-ati bisa disrudug honda hahaha…. nasib kaum terpinggirkan, blas gak tertib… i hate it…@sulisyk; bethul Om… lebih cepat lebih baik, dan lebih aman tentunya… Bangsa yang serba molor segalanya.. ntuh kalo ada bom waktu cilaka, kalau ndak bisa hargai waktu… waktu…waktu.. kasihan dikau.. “telat tinggal”

    @lave; miss u too… move to road hahaha…

  27. dhave29 said: @lave; wah asyik dunk huny… kalo disini ati-ati bisa disrudug honda hahaha…. nasib kaum terpinggirkan, blas gak tertib… i hate it…@sulisyk; bethul Om… lebih cepat lebih baik, dan lebih aman tentunya… Bangsa yang serba molor segalanya.. ntuh kalo ada bom waktu cilaka, kalau ndak bisa hargai waktu… waktu…waktu.. kasihan dikau.. “telat tinggal”

    @pilar; jarang kopdar, seringnya teh darat, dawet darat hahaha… sesuai selera… dah

  28. dhave29 said: @lave; wah asyik dunk huny… kalo disini ati-ati bisa disrudug honda hahaha…. nasib kaum terpinggirkan, blas gak tertib… i hate it…@sulisyk; bethul Om… lebih cepat lebih baik, dan lebih aman tentunya… Bangsa yang serba molor segalanya.. ntuh kalo ada bom waktu cilaka, kalau ndak bisa hargai waktu… waktu…waktu.. kasihan dikau.. “telat tinggal”

    Yuuuk Jalan hehehe..Btw diSalatiga suka Kopdar ya ?

  29. dhave29 said: @lave; wah asyik dunk huny… kalo disini ati-ati bisa disrudug honda hahaha…. nasib kaum terpinggirkan, blas gak tertib… i hate it…@sulisyk; bethul Om… lebih cepat lebih baik, dan lebih aman tentunya… Bangsa yang serba molor segalanya.. ntuh kalo ada bom waktu cilaka, kalau ndak bisa hargai waktu… waktu…waktu.. kasihan dikau.. “telat tinggal”

    @mbam; masak seh..stabil berat terus..atau konsisten naik hahaha… jalan aja terus, lebih murah sepatu track daripada motor hahaha… jancooook kere tenan

  30. dhave29 said: @lave; wah asyik dunk huny… kalo disini ati-ati bisa disrudug honda hahaha…. nasib kaum terpinggirkan, blas gak tertib… i hate it…@sulisyk; bethul Om… lebih cepat lebih baik, dan lebih aman tentunya… Bangsa yang serba molor segalanya.. ntuh kalo ada bom waktu cilaka, kalau ndak bisa hargai waktu… waktu…waktu.. kasihan dikau.. “telat tinggal”

    dont worry my sweet honeyi care my self n here very easy and confortable for go every where miis u yaaaaahh

  31. dhave29 said: @mbams; gak yo… anda termasuk infantri kok… sudah tau saya track record anda, sampe paling boros sandal jepit..kebanyakan jalan seeh [email protected]; bagus tuh hunny… sehat, murah, meriah, btw berapa KM hehehe?

    @lave; wah asyik dunk huny… kalo disini ati-ati bisa disrudug honda hahaha…. nasib kaum terpinggirkan, blas gak tertib… i hate it…@sulisyk; bethul Om… lebih cepat lebih baik, dan lebih aman tentunya… Bangsa yang serba molor segalanya.. ntuh kalo ada bom waktu cilaka, kalau ndak bisa hargai waktu… waktu…waktu.. kasihan dikau.. “telat tinggal”

  32. dhave29 said: @mbams; gak yo… anda termasuk infantri kok… sudah tau saya track record anda, sampe paling boros sandal jepit..kebanyakan jalan seeh [email protected]; bagus tuh hunny… sehat, murah, meriah, btw berapa KM hehehe?

    Plus berat badan stabil..hehehehee

  33. saya juga typikal orang yang tepat waktu mas. kalau janjian selalu datang sebelum waktunya, meski saya tahu orang yang ngajak janjian ga bakalan tepat waktu (typikal kebanyakan orang indo dan sudah sangat membudaya, jian payah tenan). Gimana menghargai waktu orang lain kalau waktunya sendiri aja ga pernah dihargai.

  34. uuuhhuuuuii lumayan disini orang2 suka jalan kaki drpd naik bus kl itu memungkinkan jalan kaki dan g jauh2 amattrip nya jg khusus buat pejalan kaki and behind for bicycle jd very very safety n confortable(weleeh)

  35. @mbams; gak yo… anda termasuk infantri kok… sudah tau saya track record anda, sampe paling boros sandal jepit..kebanyakan jalan seeh [email protected]; bagus tuh hunny… sehat, murah, meriah, btw berapa KM hehehe?

  36. halah tiap pagi ak jalan kaki kok kerja

  37. Heheheheehehe….nyindir sopo ki? Not me jelase

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kisah Pilu di Laut Indramayu

Masa kritis itu akhirnya lewat juga, masa dimana isi lambung sudah tidak ada lagi dan tidak mungkin untuk muntah. Guncangan ombak yang semula membuat kepala ...