Motivator yang Menjual Nasehat Gombal

Siapa yang tak kenal dengan motivator handal Indonesia, sebut saja; Andri Wongso, Tung Desem waringin, Mario teguh dan lain sebagianya. Beberapa wejangan dari orang-orang tersebut mampu menyihir dan mendongkrak semangat seseorang untuk bangkit dari keterpurukan spirit. Hanya dengan beberapa patah kata sudah mampu menyulut sumbu asa yang melempem dan siap-siap untuk meledak dan menyebarkan dasyatnya semangat hidup.
Siapapun menginginkan dirinya sukses seperti apa yang dikatan oleh para motivator tersebut, tetapi tak semudah dan semanis yang dikatakan oleh para motivator tersebut. Mereka hanya berkata dalam bualan imajinasi dengan rangkaian kata menjebak dan filosofi terbalik. Orang akan terkesima dan manggut-manggut saat itu dimana saat Sang Motivator berkicau dengan suara manis dan menggelitik semangat tersebut.

Hangat-hangat tahi kebo, mungkin bisa dikatakan seperti itu. Saat duduk manis sambil mendengarkan wejangan-wejangan, semangat begitu tergugah dan membara layaknya merayakan dibacakannya teks proklamasi, namun setelah keluar ruangan apa yang terjadi?. Melempem dan kembali kempet, karena gema motivator sudah hilang dimakan tembok ruang pertemuan yang ada hanya bergulat dengan semangat emosi dan ketidak tahuan diri membangun motivasi.

Saya yakin dan percaya, ketiga motivator tersebut berasal dari latar belakang kesulitan dari segalanya, dan hanya orang yang mampu keluar dari himpitan dan tekanan perkara menjadi juara di ajangnya. Dari proses keluar dari masalah menjadikan dirinya sebagai pribadi yang penuh motivasi dan luar biasa, sehingga mampu memberikan spirit kepada orang lain berdasar pengalaman hidupnya. Sungguh salut buat kerja keras dan perjuangan mereka dan layak dibagikan kepada sesama.

Pernah suatu saat menjenguk teman yang terbaring di ranjang Rumah sakit dan kebetulan datang juga teman-temannya untuk menjenguk. Saya hanya berdiri di pojok ruangan tersebut untuk memberikan kesempatan kepada teman-teman untuk memberikan dukungan. Nah ada sebuah insiden kecil dimana, teman-temannya diusir oleh sang Pasien.
“minggat sana, aku gak butuh penghiburan, aku gak butuh semangat gombalmu, aku hanya butuh sembuh, karena kau gak tau betapa sakit dan menderitanya… sekarang keluar sana, kecuali engkau pernah sakit seperti aku, makan bagikan pengalaman sakitmu kepadaku”.Β 
Sunngguh luar biasa sikap sang Pasien, yang tidak mau di gombali dengan kata-kata manis yang penuh kebohongan dan kemunafikan penghiburan.

Dalam pikiran saya, bener juga “belum pernah sakit dan merasakan kok bilang, aku tahu yang kamu alami”, wuah gombal bener. Saya kira, itu adalah sebuah penghinaan bagi sang Pasien yang akan menambah keterpurukan dalam penderitaannya. Saya hanya bisa berkata “nikmati bro…kau di beri kesempatan buat menjalani ini semua, jarang-jarang loh ada yang seperti kamu hehehe…”, sebuah senyum simpul dari sang pasien sambil berkata “bangsat loe hahaha…”

Fenomena saat ini adalah memberikan dukungan lewat dunia maya untuk beberapa kasus. Nah sebuah suntikan moral, dorongan semangat yang berwujud tulisan dan jumlah kwantitatif siapa yang memencet kotak biru bertulisakn Accept/terima sungguh luar biasa. Wujud dukungan yang tak peduli dari siapa, bener-bener mendukung atau hanyalah ikut-ikutan sekedar formalitas atau memang tidak ada pekerjaan. Wujud dukungan dunia Maya yang diklaim menjadi sebuah kenyataan didunia nyata, padahal sebagian juga sama saja gombalnya.

Saya hanya mencoba melihat dari sisi lain, yang mungkin bersebrangan dengan pandangan orang kebanyakan.

Saatnya memberikan motivasi berdasar apapun yang telah di alami, sehingga kata-kata manis kita menjadi berkat, bukannya menjadi kualat.

Salam

DhaVe
Office, 12 Januari 2010, 09:30

About dhaverst

Dhanang DhaVe I'm a Biologist who is trapped in photography world, adventure, and journalism but I enjoy it..!

No comments

  1. yagizaaa said: hahahha πŸ˜€ sippp

    uhuy…. ahay..ahay…

  2. dhave29 said: hihihi.. :(jadi malu..lah lihat het sot nya kaya Mas…Mas jeh..ternyata di pantengin si Mbak…maaf ya..maaf..salah lihat ..salam dah…

    hahahha πŸ˜€ sippp

  3. yagizaaa said: Mas? whatt?

    hihihi.. :(jadi malu..lah lihat het sot nya kaya Mas…Mas jeh..ternyata di pantengin si Mbak…maaf ya..maaf..salah lihat ..salam dah…

  4. yagizaaa said: ok. gw add as contact ya

    wokeh..wokeh.. silahkan Mas…

  5. dhave29 said: ahay..iyah… berbagi… πŸ˜€

    ok. gw add as contact ya

  6. dhave29 said: ahay..iyah… berbagi… πŸ˜€

    @yagizaaa; ada temannya juga… salam kenal dan salam superrrr πŸ˜€

  7. dhave29 said: ahay..iyah… berbagi… πŸ˜€

    haha.gw kirain cuman gw doang yg gak suka mario teguh.salam kenal!

  8. dhave29 said: ahay..iyah… berbagi… πŸ˜€

    wekekekkekekek juga

  9. elok46 said: sama sama kita disini untuk share kan

    ahay..iyah… berbagi… πŸ˜€

  10. dhave29 said: yups… yah begitulah…makasih mBak Elok sudah nambahi…. yukk,,

    sama sama kita disini untuk share kan

  11. ulil4lb4b said: kita selalu melihat atau meniru jadinya….jarang yang meniru prosesnya

    yeah bener Cak Guh…. proses acapkali terlupakan..

  12. harataya said: sami sami, Mas….TFS too…

    kita selalu melihat atau meniru jadinya….jarang yang meniru prosesnya

  13. harataya said: sami sami, Mas….TFS too…

    πŸ˜€ senyum mringis mrenges mrongos….

  14. boljugeyesight said: kalau aku pribadi sih memang males ikut gituan, serasa dibuai mimpi ……..biasanya kalau lagi terpuruk, ingat Tuhan [he he he he, kalau pas enak suka lupa]…….ningkatin ibadah. Jadi semangat lagi deh.

    ahay Om Ichwan… yah wajar lah Manusia… para Nabi pun sering begitu…lupa-lupa ingat dengan Pencipta haha… okeh Om semangat dah,,,

  15. dhave29 said: matur suwun mBak

    sami sami, Mas….TFS too…

  16. hitungmundur said: Dan karena masukan-masukan motivasi itu “laku”, ia dikemas dalam beragam produk, baik tontonan, kursus, buku, event etc. It’s big business.Tapi yah, namanya juga teori. Belum teruji pasti kebenarannya.

    kalau aku pribadi sih memang males ikut gituan, serasa dibuai mimpi ……..biasanya kalau lagi terpuruk, ingat Tuhan [he he he he, kalau pas enak suka lupa]…….ningkatin ibadah. Jadi semangat lagi deh.

  17. hitungmundur said: Dan karena masukan-masukan motivasi itu “laku”, ia dikemas dalam beragam produk, baik tontonan, kursus, buku, event etc. It’s big business.Tapi yah, namanya juga teori. Belum teruji pasti kebenarannya.

    @harataya; Leres dan sepakat dengan mBak DyaN, mendengarkan sekarang mungkin sangat susah dilakukan, semua ingin teriak dan didengarkan, seolah tak mau kalah dan mengalah… kenceng-kencengan suara, padahal mukulin tong yang berisi apa-apa. matur suwun mBak sudah menambahkan… [email protected];ditipi sajah, kalau ndak potokopi bukunya dengan kertas buram bolak-balik diperkecil hahaha…

  18. hitungmundur said: Dan karena masukan-masukan motivasi itu “laku”, ia dikemas dalam beragam produk, baik tontonan, kursus, buku, event etc. It’s big business.Tapi yah, namanya juga teori. Belum teruji pasti kebenarannya.

    Berhubung biayanya x ada, jadi nggak pernah ikutan motivasi..hehehehehee

  19. hitungmundur said: Dan karena masukan-masukan motivasi itu “laku”, ia dikemas dalam beragam produk, baik tontonan, kursus, buku, event etc. It’s big business.Tapi yah, namanya juga teori. Belum teruji pasti kebenarannya.

    saya sedang mencoba untuk mendengarkan dahulu sebelum berbicara…. jaman sekarang lebih banyak yang berbicara saja…. jarang sekali ada yang mau mendengarkan…. dan saya mikir…para motivator itu kadang ga efektif kalo disiarkan di tivi..soalnya yang namanya problem solving itu ga bisa dibatasi dengan waktu durasi… kecuali mungkin kalo masalah2 teknis seperti keuangan, bisnis dll…kalo masalah human interest, ga semudah itu…dibutuhkan waktu yang lama untuk membicarakan sebuah masalah kemanusiaan..dan dibutuhkan waktu yang LEBIH lama lagi untuk mendengarkan…sebelum berbicara.

  20. hitungmundur said: Dan karena masukan-masukan motivasi itu “laku”, ia dikemas dalam beragam produk, baik tontonan, kursus, buku, event etc. It’s big business.Tapi yah, namanya juga teori. Belum teruji pasti kebenarannya.

    ahay… bener juga yah, kita praktekin ajah kan..

  21. hitungmundur said: Teori psikisnya, masyarakat yg kerap bimbang dan disodori ketidakpastian melulu akan cenderung menyandu masukan2 motivasional.

    begitu kah?

  22. gapaiimpian said: iya q juga bernasip sama. . .hangat2 tai kebo. . .sebenernya lebih mengena lg lok belajar dari diri kita ndiri dan lingkungan terdekat. . .hehehe. . .

    nah itu jawabnya mBak.. tinggal nglanjutkan sajah,,,

  23. bambangpriantono said: Hehehehe, dan tidak semua toh yang mereka sarankan kita terapkan.Sembari mengumpulkan tenaga untuk nulis lagi, x peduli dianggep mekso

    Dan karena masukan-masukan motivasi itu “laku”, ia dikemas dalam beragam produk, baik tontonan, kursus, buku, event etc. It’s big business.Tapi yah, namanya juga teori. Belum teruji pasti kebenarannya.

  24. bambangpriantono said: Hehehehe, dan tidak semua toh yang mereka sarankan kita terapkan.Sembari mengumpulkan tenaga untuk nulis lagi, x peduli dianggep mekso

    Teori psikisnya, masyarakat yg kerap bimbang dan disodori ketidakpastian melulu akan cenderung menyandu masukan2 motivasional.

  25. bambangpriantono said: Hehehehe, dan tidak semua toh yang mereka sarankan kita terapkan.Sembari mengumpulkan tenaga untuk nulis lagi, x peduli dianggep mekso

    iya q juga bernasip sama. . .hangat2 tai kebo. . .sebenernya lebih mengena lg lok belajar dari diri kita ndiri dan lingkungan terdekat. . .hehehe. . .

  26. bambangpriantono said: Hehehehe, dan tidak semua toh yang mereka sarankan kita terapkan.Sembari mengumpulkan tenaga untuk nulis lagi, x peduli dianggep mekso

    ahay,,,, bener Cak… Wis ayo come Back… jangan terlalu lama vacuum….banyak topik yang harus di hajar,, lanjutkan..!!!!

  27. dhave29 said: yang kuat dan mau bayar tentunya…? πŸ˜€

    Hehehehe, dan tidak semua toh yang mereka sarankan kita terapkan.Sembari mengumpulkan tenaga untuk nulis lagi, x peduli dianggep mekso

  28. bambangpriantono said: Kalau tidak ada mereka, pasti banyak yang bunuh diri…jadi santai saja..karena kitalah, para motivator ada

    yang kuat dan mau bayar tentunya…? πŸ˜€

  29. dhave29 said: nah ini dia baru motivator….bener Om… yang pasti lunasi bayarannya, susah lho bikin kata mutiara yang yahuud abis

    Kalau tidak ada mereka, pasti banyak yang bunuh diri…jadi santai saja..karena kitalah, para motivator ada

  30. dhave29 said: nah ini dia baru motivator….bener Om… yang pasti lunasi bayarannya, susah lho bikin kata mutiara yang yahuud abis

    ,,,, seperti para nabi contohkan…Om…yups, sebuah contoh yang bagus dimana dengan segala keterbatasan masin bisa memberikan inspirasi kepada banyak orang….saluud

  31. dhave29 said: nah ini dia baru motivator….bener Om… yang pasti lunasi bayarannya, susah lho bikin kata mutiara yang yahuud abis

    dalam kehidupan sehari hari saya dapatkan: Bicara itu jauh lebih mudah.. Konsep dapat dengan mudah kita ciptakan di kepala kita..dan kita share dengan orang lain, dan orang lain terkagum-kagum dengan kita.. dan esok hari dia kecewa.. melihat apa yang kita kerjakan..Jujur saya lebih terkesan dengan motivator model kaskus, dimana kita sama sama share, dengan melihat keadaan seperti seorang Vietnam yang tidak punya tangan tapi dia kerja sebagai penambal ban.. Tepuk tangan yang super

  32. bimosaurus said: Sahabat-sahabat Indonesia yang Super.. Saya suka dengan bagaimana Slank memotivasi para narkobawan untuk tobat, karena mereka pernah mengalaminya. Dan mereka tidak minta bayar.. Nah sekarang para motivator khan kerjanya udah gitu.. hargai aja apa yang dia katakan.. jangan lihat apa yang dia lakukan (takut kecewa aja)

    nah ini dia baru motivator….bener Om… yang pasti lunasi bayarannya, susah lho bikin kata mutiara yang yahuud abis

  33. alexamzah said: Genbate Kudasai…

    Sahabat-sahabat Indonesia yang Super.. Saya suka dengan bagaimana Slank memotivasi para narkobawan untuk tobat, karena mereka pernah mengalaminya. Dan mereka tidak minta bayar.. Nah sekarang para motivator khan kerjanya udah gitu.. hargai aja apa yang dia katakan.. jangan lihat apa yang dia lakukan (takut kecewa aja)

  34. alexamzah said: Genbate Kudasai…

    Arigato gozaimashita sensei… πŸ˜€

  35. lalarosa said: pengennya ngasih motivasi karena diri sendiri sudah gagal supaya orang lain tak mengalami yang sama

    yah tentunya begitu…

  36. hearttone said: Saya lebih cenderung mengatakan, “Mari jalani hidup kita yang khas dengan baik dan biarkan beberapa orang di sekitar kita melihat dan terisnpirasi untuk untuk melakukan kebaikan-kebaikan selanjutnya.”

    Genbate Kudasai…

  37. hearttone said: Saya lebih cenderung mengatakan, “Mari jalani hidup kita yang khas dengan baik dan biarkan beberapa orang di sekitar kita melihat dan terisnpirasi untuk untuk melakukan kebaikan-kebaikan selanjutnya.”

    pengennya ngasih motivasi karena diri sendiri sudah gagal supaya orang lain tak mengalami yang sama

  38. hearttone said: Saya lebih cenderung mengatakan, “Mari jalani hidup kita yang khas dengan baik dan biarkan beberapa orang di sekitar kita melihat dan terisnpirasi untuk untuk melakukan kebaikan-kebaikan selanjutnya.”

    iyah…. setuju Mo,,, siap.. tak perlu koar…koar… tunjukan sajah…less talk do more,,,, begikah…salam

  39. sulisyk said: paling2 mencoba turut berempati terhadap orang lain, mencoba merasakan apa yang dirasakan orang lain, dari situ kita paling tidak bisa sedikit belajar jika kita mengalami hal serupa apa saja yang mesti harus dilakukan.

    yups… mencoba ikut didalamnya,,, setidaknya tidak “maido” dengan apa yang orang lain alami…

  40. sulisyk said: susah memotivasi orang lain, wong memotivasi diri sendiri aja masih susah, yang gampang sih “ngompori beli kamera” hahahahaha

    ngracooon tepatnya Oml…. bekause sudah punya kamera tentunya,,,kapan nie kompor dinyalakan buat tele 300mm hehe πŸ˜€

  41. elok46 said: jika saya kesulitan mengungkapkan motivasi saya artinya saya belom pernah mengalaminyajika lancar bhkn teramat lancar artinya saya sering mengalaminyasaya berusaha menepatkan diri saya sendiri ketika memberi motivasi (bukan saran) kadang orang susah membedakan saran dan motivasi.jadi setidaknya saya memang punya keterkaitan rasa, jika tidak biasanya saya cukup berkata sabar tak ada kata lain krn seperti itu diatas jika keadaan dibalik aku pasti juga tak mudah menerima motivasi dr orang lain apalagi ketika aku masih merasaan sakit.

    yups… yah begitulah…makasih mBak Elok sudah nambahi…. yukk,,

  42. riairwanty said: Iaa betul mas, kadang kita ga usah sok ikut-ikutan memberi motivasi “saya tau apa yg kamu rasa”…Karna ga ada yg tau apa yg sebenernya kita rasakan, kecuali orang itu sendiri yg ngalamin.

    nah loh… bener kan.. ngikut ah… hayuuk…

  43. centna said: jadi pengen tau cara mas dhave memotivasi orang lain yang melempem…

    ya ntuh… “nikmati ntuh sakit……”bisa kan?

  44. 3ojo said: Dhave, ketika seseorang sudah dapat merasakan manisnya pahit hidup ini, dia akan menjadi motivator diri sendiri dan orang lain.

    bethul Om.. setuju saya

  45. dhave29 said: Saatnya memberikan motivasi berdasar apapun yang telah di alami,

    Saya lebih cenderung mengatakan, “Mari jalani hidup kita yang khas dengan baik dan biarkan beberapa orang di sekitar kita melihat dan terisnpirasi untuk untuk melakukan kebaikan-kebaikan selanjutnya.”

  46. amarylli said: Perkataan, perbuatan atau apapun itu, yang memberikan motivasi…Menurut saya adalah wujud empati seseorang terhadap orang lain, (terlepas dari cuma sekedar basa basi atau memang benar2 berempati) bila…di lakukan tanpa mengharap imbalan atau balas jasafenomena sekarang ini, untuk mendapatkan motivasi harus membayar ratusan ribu rupiah…oh tidaks !!!

    paling2 mencoba turut berempati terhadap orang lain, mencoba merasakan apa yang dirasakan orang lain, dari situ kita paling tidak bisa sedikit belajar jika kita mengalami hal serupa apa saja yang mesti harus dilakukan.

  47. amarylli said: Perkataan, perbuatan atau apapun itu, yang memberikan motivasi…Menurut saya adalah wujud empati seseorang terhadap orang lain, (terlepas dari cuma sekedar basa basi atau memang benar2 berempati) bila…di lakukan tanpa mengharap imbalan atau balas jasafenomena sekarang ini, untuk mendapatkan motivasi harus membayar ratusan ribu rupiah…oh tidaks !!!

    susah memotivasi orang lain, wong memotivasi diri sendiri aja masih susah, yang gampang sih “ngompori beli kamera” hahahahaha

  48. amarylli said: Perkataan, perbuatan atau apapun itu, yang memberikan motivasi…Menurut saya adalah wujud empati seseorang terhadap orang lain, (terlepas dari cuma sekedar basa basi atau memang benar2 berempati) bila…di lakukan tanpa mengharap imbalan atau balas jasafenomena sekarang ini, untuk mendapatkan motivasi harus membayar ratusan ribu rupiah…oh tidaks !!!

    jika saya kesulitan mengungkapkan motivasi saya artinya saya belom pernah mengalaminyajika lancar bhkn teramat lancar artinya saya sering mengalaminyasaya berusaha menepatkan diri saya sendiri ketika memberi motivasi (bukan saran) kadang orang susah membedakan saran dan motivasi.jadi setidaknya saya memang punya keterkaitan rasa, jika tidak biasanya saya cukup berkata sabar tak ada kata lain krn seperti itu diatas jika keadaan dibalik aku pasti juga tak mudah menerima motivasi dr orang lain apalagi ketika aku masih merasaan sakit.

  49. amarylli said: Perkataan, perbuatan atau apapun itu, yang memberikan motivasi…Menurut saya adalah wujud empati seseorang terhadap orang lain, (terlepas dari cuma sekedar basa basi atau memang benar2 berempati) bila…di lakukan tanpa mengharap imbalan atau balas jasafenomena sekarang ini, untuk mendapatkan motivasi harus membayar ratusan ribu rupiah…oh tidaks !!!

    Iaa betul mas, kadang kita ga usah sok ikut-ikutan memberi motivasi “saya tau apa yg kamu rasa”…Karna ga ada yg tau apa yg sebenernya kita rasakan, kecuali orang itu sendiri yg ngalamin.

  50. amarylli said: Perkataan, perbuatan atau apapun itu, yang memberikan motivasi…Menurut saya adalah wujud empati seseorang terhadap orang lain, (terlepas dari cuma sekedar basa basi atau memang benar2 berempati) bila…di lakukan tanpa mengharap imbalan atau balas jasafenomena sekarang ini, untuk mendapatkan motivasi harus membayar ratusan ribu rupiah…oh tidaks !!!

    jadi pengen tau cara mas dhave memotivasi orang lain yang melempem…

  51. amarylli said: Perkataan, perbuatan atau apapun itu, yang memberikan motivasi…Menurut saya adalah wujud empati seseorang terhadap orang lain, (terlepas dari cuma sekedar basa basi atau memang benar2 berempati) bila…di lakukan tanpa mengharap imbalan atau balas jasafenomena sekarang ini, untuk mendapatkan motivasi harus membayar ratusan ribu rupiah…oh tidaks !!!

    Dhave, ketika seseorang sudah dapat merasakan manisnya pahit hidup ini, dia akan menjadi motivator diri sendiri dan orang lain.

  52. amarylli said: Perkataan, perbuatan atau apapun itu, yang memberikan motivasi…Menurut saya adalah wujud empati seseorang terhadap orang lain, (terlepas dari cuma sekedar basa basi atau memang benar2 berempati) bila…di lakukan tanpa mengharap imbalan atau balas jasafenomena sekarang ini, untuk mendapatkan motivasi harus membayar ratusan ribu rupiah…oh tidaks !!!

    ahay bener…swalayan dan swasembada jauh lebih murah euy..lanjutkan mBaksalam pagi…

  53. yogahart said: Pada akhirnya , cuma diri sendirilah sang motivator sejati . . .

    Perkataan, perbuatan atau apapun itu, yang memberikan motivasi…Menurut saya adalah wujud empati seseorang terhadap orang lain, (terlepas dari cuma sekedar basa basi atau memang benar2 berempati) bila…di lakukan tanpa mengharap imbalan atau balas jasafenomena sekarang ini, untuk mendapatkan motivasi harus membayar ratusan ribu rupiah…oh tidaks !!!

  54. yogahart said: Pada akhirnya , cuma diri sendirilah sang motivator sejati . . .

    anda benar-benar betul Om…edisi selanjutnya yah….

  55. rirhikyu said: wakakakakaka… not me khan? kritis bro… kritis… naissssMet pageeeeeeeeee ^^

    makasih…. wah sapa yah…. bukan siapa-siapapagee juga,,,salam

  56. agnes2008 said: Motivator sering diperlukan bagi sebagian orang yang mulai pesimis,.. tak jarang sepatah kata atau kalimat bisa mengobarkan kembali semangat, yang sempat padam.Tidak dipungkiri juga,.. bahwa ada yang bilang gini saat mendengar sang Motivator ‘berkicau’,… ” Loe enteng aja ngomong,..coba di posisi kayak aku”.. hehe.Pokoke semangat terus dari siri sendiri yo cak! Selamat kerja..!

    Pada akhirnya , cuma diri sendirilah sang motivator sejati . . .

  57. agnes2008 said: Motivator sering diperlukan bagi sebagian orang yang mulai pesimis,.. tak jarang sepatah kata atau kalimat bisa mengobarkan kembali semangat, yang sempat padam.Tidak dipungkiri juga,.. bahwa ada yang bilang gini saat mendengar sang Motivator ‘berkicau’,… ” Loe enteng aja ngomong,..coba di posisi kayak aku”.. hehe.Pokoke semangat terus dari siri sendiri yo cak! Selamat kerja..!

    wakakakakaka… not me khan? kritis bro… kritis… naissssMet pageeeeeeeeee ^^

  58. agnes2008 said: Motivator sering diperlukan bagi sebagian orang yang mulai pesimis,.. tak jarang sepatah kata atau kalimat bisa mengobarkan kembali semangat, yang sempat padam.Tidak dipungkiri juga,.. bahwa ada yang bilang gini saat mendengar sang Motivator ‘berkicau’,… ” Loe enteng aja ngomong,..coba di posisi kayak aku”.. hehe.Pokoke semangat terus dari siri sendiri yo cak! Selamat kerja..!

    Yeah..yang paling manjur ya memotivasi diri sendiri….Yoa.. semangat kerja dan berkarya…salam pagi

  59. Motivator sering diperlukan bagi sebagian orang yang mulai pesimis,.. tak jarang sepatah kata atau kalimat bisa mengobarkan kembali semangat, yang sempat padam.Tidak dipungkiri juga,.. bahwa ada yang bilang gini saat mendengar sang Motivator ‘berkicau’,… ” Loe enteng aja ngomong,..coba di posisi kayak aku”.. hehe.Pokoke semangat terus dari siri sendiri yo cak! Selamat kerja..!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Goblog Bersama Festival Lima Gunung ke-16

  Sebuah gapura bertuliskan Pakis Kidul beberapa kali kami lewati hanya untuk mencari arah dusun Gejayan. Beberapa orang yang saya tanya juga tidak memberikan petunjuk ...