Ekspresimu Inspirasiku

Teknologi sebuah kemajuan dari perdaban yang diperuntukan untuk membantu atau meringankan pekerjaan manusia. Mungkin orang yang setiap hari berkutat dengan teknologi akan menganggap sebagai hal yang biasa dan lumrah, tetapi bagi yang baru mengenal adalah sesuatu layaknya keajaiban dunia. Perkembangan teknologi yang tidak dibatasi berkembang cepat dan kompetitif dan memaksa orang untuk selalu memperbaharuinya, jika tidak pastilah akan dikatakan gaptek atau kata Tukul “katrok”.

Beragam ekspresi muncul disaat diperkenalkan dengan teknologi terbaru atau baru mengenal teknologi walaupun sudah lama dikenal. Saya mungkin akan tersenyum sambil akan memandangan 180 derajat saat masuk mall terbesar di Indonesia karena baru pertama kali melihat, namun bagi security di sana sebagai sesuatu yang membosankan. Berbeda saat saya mengantarkan teman ke puncak gunung, maka mereka akan teriak-teriak sepuasnya layaknya orang gila dan ambil nafas sedalam-dalamnya, tetapi hal tersebut tidak akan saya lalukan di mall. Nah itu awal dari perkenalan dengan sesuatu yang baru.

Kembali ke teknologi, disaat ada teman yang baru kali pertama beli komputer jinjing. Tampang keren dengan laptop barunya, namun yang menjadi heran adalah kenapa setelah dibuka hanya dipandangi saja?. Ternyata dia lupa bagaimana cara hidupin laptop seperti yang diajarkan penjualnya. Sebuah pernyataan polos keluar “saya baru pertama kali megang laptop mohon diajari”, pernyataan tulus dan tidak tega jadinya untuk tertawa lepas.

Lain halnya dengan pengalaman kemarin saat simulasi penggunaan GPS. Dalam teori pengantarnya, saya menyatakan GPS bisa digunakan untuk menentukan berapa kecepatan disaat pemegang GPS bergerak. Yang saya maksud adalah GPS dialat transportasi seperti, mobil, bus atau pesawat. Entah kenapa, ada yang megang GPS lalu lari sambil melihat monitor GPS dan berteriak “wah kecepatan lariku sekian km/jam”. Secara teoari benar dan sah, namun ya lucu saja saat melihat mereka mengekspresikan teknologi baru yang baru mereka lihat. Yah suatu saat kelak akan menjadi cerita manis buat mereka saat baru pertama kali bersentuhan dengan sesuatu yang baru.

Rasa kagum atau “gumunan” dalam bahasa Jawa adalah salah satu wujud ekspresi. Kadang orang akan berlebihan dan heboh, namun ada yang menanggapinya dengan dingin serta biasa. Ekspresi itulah yang menarik untuk diceritakan disaat detik-detik perkenalan dengan sesuatu yang baru. Minimal senyum simpul sudah menjadi bukti bahwa ada ekspresi yang keluar tanpa harus teriak atau berlari-lari kegirangan. Saya sangat senang sekali disaat ekspresi-ekspresi itu muncul dan acapkali menimbulkan sebuah inspirasi. Ekspresimu inspirasiku, walau terlihat “Gumunan”.

salam

DhaVe

gd G lt5, 3,3,2011 07:45

About dhaverst

Dhanang DhaVe I'm a Biologist who is trapped in photography world, adventure, and journalism but I enjoy it..!

No comments

  1. agnes2008 said: Itu foto seseorang, yg lagi dipamerin mo WIto….’Mbakyuuuuuuuu… iki lho mirip banget. cocok sama dianya… ‘

    hahaha…. jangan keras…keras,,,,, Bu,, sampe bocor panjang urusannya hahaha

  2. smallnote said: Apa kabarmu, Mas Dhave?

    kabar baik Sist Ave… maaf jarang nulis… pirantiku lagi trouble hehehe

  3. miftamifta said: saya sering ‘gumunan’ bila melihat suatu tempat yang baru pertama dikunjungi heheGumunan kalau di indonesiakan apa artinya ya hehe

    terkagun ala ndeso hahaha… apa ya.. aku juga ngga tau..terkesima kali ya?

  4. 3ojo said: dhave kalau kata “gumunan” cekak aos bagi yang tahu…, kalau diterjemahkan ke boso Indonesia apa padanannya? susah ya?

    apa ya Om…. susah nieh hehehe”yen kunduran dokar” apa coba hehehe

  5. rembulanku said: sampai sekarang juga aku masih gumunan kok meski dah lliat dan pegang tiap harinya….. hahahahapa lagi ada yg kasih cap “ndesooooo” rak peduli wis

    pengakuan yang jujur dan tulus….semangat Sist…ndeso yo ben

  6. siasetia said: neh sama pula berkenalan dengan orang lain tuk pertama kali

    benul… kesan pertama begitu gumunan selanjutnya…terserah anda

  7. siasetia said: hahhahaha *numpang gumunan

    lha lak bener kan hehehe :p

  8. raflyarsyah said: hmm.. GPS..? sekarang juga aku bekerja di perusahaan GPS Trackking…

    kirim 1 buat saya Om hehehe…makasih banyak ya,,,,

  9. dhave29 said: Rasa kagum atau “gumunan” dalam bahasa Jawa adalah salah satu wujud ekspresi. Kadang orang akan berlebihan dan heboh, namun ada yang menanggapinya dengan dingin serta biasa. Ekspresi itulah yang menarik untuk diceritakan disaat detik-detik perkenalan dengan sesuatu yang baru. Minimal senyum simpul sudah menjadi bukti bahwa ada ekspresi yang keluar tanpa harus teriak atau berlari-lari kegirangan. Saya sangat senang sekali disaat ekspresi-ekspresi itu muncul dan acapkali menimbulkan sebuah inspirasi. Ekspresimu inspirasiku, walau terlihat “Gumunan”.

    Itu foto seseorang, yg lagi dipamerin mo WIto….’Mbakyuuuuuuuu… iki lho mirip banget. cocok sama dianya… ‘

  10. dhave29 said: Rasa kagum atau “gumunan” dalam bahasa Jawa adalah salah satu wujud ekspresi. Kadang orang akan berlebihan dan heboh, namun ada yang menanggapinya dengan dingin serta biasa. Ekspresi itulah yang menarik untuk diceritakan disaat detik-detik perkenalan dengan sesuatu yang baru. Minimal senyum simpul sudah menjadi bukti bahwa ada ekspresi yang keluar tanpa harus teriak atau berlari-lari kegirangan. Saya sangat senang sekali disaat ekspresi-ekspresi itu muncul dan acapkali menimbulkan sebuah inspirasi. Ekspresimu inspirasiku, walau terlihat “Gumunan”.

    Apa kabarmu, Mas Dhave?

  11. dhave29 said: Rasa kagum atau “gumunan” dalam bahasa Jawa adalah salah satu wujud ekspresi. Kadang orang akan berlebihan dan heboh, namun ada yang menanggapinya dengan dingin serta biasa. Ekspresi itulah yang menarik untuk diceritakan disaat detik-detik perkenalan dengan sesuatu yang baru. Minimal senyum simpul sudah menjadi bukti bahwa ada ekspresi yang keluar tanpa harus teriak atau berlari-lari kegirangan. Saya sangat senang sekali disaat ekspresi-ekspresi itu muncul dan acapkali menimbulkan sebuah inspirasi. Ekspresimu inspirasiku, walau terlihat “Gumunan”.

    saya sering ‘gumunan’ bila melihat suatu tempat yang baru pertama dikunjungi heheGumunan kalau di indonesiakan apa artinya ya hehe

  12. dhave29 said: Rasa kagum atau “gumunan” dalam bahasa Jawa adalah salah satu wujud ekspresi. Kadang orang akan berlebihan dan heboh, namun ada yang menanggapinya dengan dingin serta biasa. Ekspresi itulah yang menarik untuk diceritakan disaat detik-detik perkenalan dengan sesuatu yang baru. Minimal senyum simpul sudah menjadi bukti bahwa ada ekspresi yang keluar tanpa harus teriak atau berlari-lari kegirangan. Saya sangat senang sekali disaat ekspresi-ekspresi itu muncul dan acapkali menimbulkan sebuah inspirasi. Ekspresimu inspirasiku, walau terlihat “Gumunan”.

    dhave kalau kata “gumunan” cekak aos bagi yang tahu…, kalau diterjemahkan ke boso Indonesia apa padanannya? susah ya?

  13. dhave29 said: Rasa kagum atau “gumunan” dalam bahasa Jawa adalah salah satu wujud ekspresi. Kadang orang akan berlebihan dan heboh, namun ada yang menanggapinya dengan dingin serta biasa. Ekspresi itulah yang menarik untuk diceritakan disaat detik-detik perkenalan dengan sesuatu yang baru. Minimal senyum simpul sudah menjadi bukti bahwa ada ekspresi yang keluar tanpa harus teriak atau berlari-lari kegirangan. Saya sangat senang sekali disaat ekspresi-ekspresi itu muncul dan acapkali menimbulkan sebuah inspirasi. Ekspresimu inspirasiku, walau terlihat “Gumunan”.

    sampai sekarang juga aku masih gumunan kok meski dah lliat dan pegang tiap harinya….. hahahahapa lagi ada yg kasih cap “ndesooooo” rak peduli wis

  14. dhave29 said: Rasa kagum atau “gumunan” dalam bahasa Jawa adalah salah satu wujud ekspresi. Kadang orang akan berlebihan dan heboh, namun ada yang menanggapinya dengan dingin serta biasa. Ekspresi itulah yang menarik untuk diceritakan disaat detik-detik perkenalan dengan sesuatu yang baru. Minimal senyum simpul sudah menjadi bukti bahwa ada ekspresi yang keluar tanpa harus teriak atau berlari-lari kegirangan. Saya sangat senang sekali disaat ekspresi-ekspresi itu muncul dan acapkali menimbulkan sebuah inspirasi. Ekspresimu inspirasiku, walau terlihat “Gumunan”.

    neh sama pula berkenalan dengan orang lain tuk pertama kali

  15. dhave29 said: Rasa kagum atau “gumunan” dalam bahasa Jawa adalah salah satu wujud ekspresi. Kadang orang akan berlebihan dan heboh, namun ada yang menanggapinya dengan dingin serta biasa. Ekspresi itulah yang menarik untuk diceritakan disaat detik-detik perkenalan dengan sesuatu yang baru. Minimal senyum simpul sudah menjadi bukti bahwa ada ekspresi yang keluar tanpa harus teriak atau berlari-lari kegirangan. Saya sangat senang sekali disaat ekspresi-ekspresi itu muncul dan acapkali menimbulkan sebuah inspirasi. Ekspresimu inspirasiku, walau terlihat “Gumunan”.

    hahhahaha *numpang gumunan

  16. anotherorion said: gumunan bisa jadi objek foto yo kang πŸ˜€

    hmm.. GPS..? sekarang juga aku bekerja di perusahaan GPS Trackking…

  17. anotherorion said: gumunan bisa jadi objek foto yo kang πŸ˜€

    itu yang kadang jadi obyeknya Om πŸ˜€

  18. rirhikyu said: wakakakakakakakaka….aku errr.. biasanya ngeliat orang laen dulu baru megang πŸ˜›

    gumunan bisa jadi objek foto yo kang πŸ˜€

  19. rirhikyu said: wakakakakakakakaka….aku errr.. biasanya ngeliat orang laen dulu baru megang πŸ˜›

    Biar nda keliatan mesam-mesemnya ya hehehe..?

  20. sulisyk said: itu foto di atas bu panti lagi ngajari anak2 panti motret ya πŸ˜€

    bukan Om….. Bu Panti lagi GUMUN weruh gambare dewe…. “kok ora cukup yo neng LCD 2″” trus disambut Mo IMHO “makane tukoke 5D sing LCD 3″” hahahamlayuuuu ah……

  21. sulisyk said: ekspresi kegembiraan meluap saat saya diajari motret matahari wkwkwkwkwkwk**watugong 2 tahun silam**

    wakakakakakakakaka….aku errr.. biasanya ngeliat orang laen dulu baru megang πŸ˜›

  22. sulisyk said: ekspresi kegembiraan meluap saat saya diajari motret matahari wkwkwkwkwkwk**watugong 2 tahun silam**

    hahahaha…. arahkan metering..pijet * dan jepret hehehe

  23. itu foto di atas bu panti lagi ngajari anak2 panti motret ya πŸ˜€

  24. ekspresi kegembiraan meluap saat saya diajari motret matahari wkwkwkwkwkwk**watugong 2 tahun silam**

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Goblog Bersama Festival Lima Gunung ke-16

  Sebuah gapura bertuliskan Pakis Kidul beberapa kali kami lewati hanya untuk mencari arah dusun Gejayan. Beberapa orang yang saya tanya juga tidak memberikan petunjuk ...