"Three in One" untuk Syahwat


Sepanjang sisi jalan besar, protokol hingga gang-gang kecil layaknya menjadi ladang iklan yang murah meriah. Jalanan sepertinya telah disulap menjadi sarana iklan yang efektif untuk mengenalkan dan memasarkan baik barang atau jasa. Beraneka macam dan bentuk model iklan telah menghiasi jalanan, baik dalam bentuk cetak MMT, spanduk, atau hanya foto copy dikertas mungil. Iklan-iklan yang bertebaran dijalanan baik yang berijin maupun yang ilegal telah menjadi jamur yang tak terkendali baik dari segi pemasangan ataupun bentuk penawaran barang dan jasanya.

Iklan diharapkan mampu menarik konsumen untuk memakai barang dan jasanya, sehingga nantinya akan ada transaksi. Sasaran iklan juga lebih spesifik golongan tertentu dan tidak semua bisa memanfaatkan barang dan jasa yang ditawarkan. Yang terjadi saat ini, iklan seolah tidak peduli dengan segmentasi pasar, yang penting dipampangkan dijalanan dan seluruh khalayak ramai tahu bahwa ada barang dan jasa yang ditawarkan. Sebenarnya tidak menjadi masalah disaat isi iklan tersebut bisa di pahami dan diterima oleh masarakat, namun disaat iklan tersebut menjadi kontroversi dan gunjingan barulah menimbulkan masalah.

Disebuat sudut jalan utama, ada sebuah iklan yang duduk berdampingan dan berdiri berhimpitan. Disisi atas ada sebuah iklan menawarkan jasa “memperpanjang alat vital”, turun sedikit ditawarkan barang “obat kuat khusus pria”. Tepat dibawah kedua iklan tersebut nongol tulisan dalam bentuk selebaran kecil “solusi tepat telat datang bulan”. Apabila sekilas membaca nampak biasa dan tidak ada yang aneh, namun apabila dicermati makan ada sebuah fenomena iklan yang unik, menggelitik sekaligus bikin gemes. Iklan seolah menemukan habitat yang tepat dengan model three in one, atau sekali berenang dua, tiga pulau terlampaui. Ramuan pemasangan iklan yang berkelanjutan dalam memberikan solusi jitu, disaat ada yang bermasalah dengan ukuran panjang alat vital, lalu disuguhi obat kuat dan pada akhirnya ada tawaran pengguguran kandungan.

Semua orang bisa melihat dan membaca apa yang tertulis disudut jalan tersebut. Orang yang berkompeten “calon konsumen” atau anak ingusan yang sedang belajar mengeja tulisan dapat mudah membacanya. Tulisan dengan ukuran besar, font yang jelas terbaca, dan nomer ponsel yang mudah dihubungi adalah bentuk penyajian iklan yang murah meriah tersebut. Permasalahan saat ini, apakah layak jika tulisan yang menawarkan barang dan jasa yang berhubungan dengan kebutuhan syahwat tersebut dipamerkan dimuka umum?.

Anak-anak yang semestinya tidak layak untuk menjadi target empuk iklan, kini secara tidak langsung terjaring oleh pukat harimau pemasang iklan syahwat tersebut. Apakah tidak ada pertanyaan dibenak anak-anak “apa itu perpanjang alat vital, obat kuat dan urusan datang bulan?”. Mungkin bagi beberapa kalangan akan sangat membantu sekali dengan tawaran barang dan jasa tersebut, namun beberapa kalangan akan sangat terganggu dan risih. Siapa yang berperan dalam urusan penertiban iklan-iklan liar tersebut?, pemerintah setempat sepertinya harus turun tangan agar tidak memakam korban dan salah sasaran. Jangan biarkan remaja-remaja merasa aman dan diuntungkan dengan jasa “telat datang bulan” atau yang sudah uzur dipaksa menelan “obat kuat” tanpa diimbangi mesin yang udah rapuh. Mungkin ada baiknya juga yang sudah berumah tangga dalam memuaskan pasangannya dengan meng up grade “pukul bedugnya”, sehingga semakin harmonis.

salam

DhaVe

About dhaverst

Dhanang DhaVe I'm a Biologist who is trapped in photography world, adventure, and journalism but I enjoy it..!

No comments

  1. alexandraprisnadiani said: **lempar kang danag pake salep jamur. biar ga jamuran**

    jamur merang gpp..wis

  2. siasetia said: duit emang ga boong..kecuali penipu heheheh….klo mahal pinjam mas dhave :p

    haha boleh-boleh…

  3. dhave29 said: mahal lagi..

    **lempar kang danag pake salep jamur. biar ga jamuran**

  4. dhave29 said: mahal lagi..

    duit emang ga boong..kecuali penipu heheheh….klo mahal pinjam mas dhave :p

  5. siasetia said: ini lebih keren mas dhave :p

    mahal lagi..

  6. dhave29 said: makin panjang jauh lebih mahal….

    ini lebih keren mas dhave :p

  7. siasetia said: hiihii coba satuannya dirubah ke cm atau ke m …hihihi pendekkkkkkkkk :p

    pendek yah…namanya juga lensa..makin pendak makin mahal makin panjang jauh lebih mahal….

  8. rembulanku said: pokoke kudhu gelem ngentheni wong wis tuku tikete kokhahahaha

    hahaha….wah agene mulai promosi

  9. dhave29 said: apanya….. panjang kok udah 250mm lensanya…..hahahha

    hiihii coba satuannya dirubah ke cm atau ke m …hihihi pendekkkkkkkkk :p

  10. dhave29 said: hora melu ketinggalan,,,,wah agen e mulai ngamuk-ngamuk hehhehe

    pokoke kudhu gelem ngentheni wong wis tuku tikete kokhahahaha

  11. rembulanku said: hora melu nempel2 iklanhora melu kontak2 nomer hp ning iklanhora melu2 pokoke

    hora melu ketinggalan,,,,wah agen e mulai ngamuk-ngamuk hehhehe

  12. siasetia said: hihihi so pendek ya?

    apanya….. panjang kok udah 250mm lensanya…..hahahha

  13. dhave29 said: ora melu ketinggalan kah?

    hora melu nempel2 iklanhora melu kontak2 nomer hp ning iklanhora melu2 pokoke

  14. dhave29 said: lha kok tau…mbae yang buka praktek ya….. hayoooo?

    hihihi so pendek ya?

  15. alexandraprisnadiani said: po maneh ning cerak kos-kosan..uakih tenan iklane ikuh..jane sok pengin nyopoti iklan ngunu2 ikuh, tapi kayane lem sing dinggo terlalu kuat..ihik.mungkin nganggo k*lp*n*x ae, men ora njamur di sembarang tempat.

    wah saya malkah ikut menyebar luaskan iki critane lewat MP hehehhe 😀

  16. rembulanku said: hora melu2 aku

    ora melu ketinggalan kah?

  17. siasetia said: mas dhave dah nyobain ya? :p

    lha kok tau…mbae yang buka praktek ya….. hayoooo?

  18. siasetia said: hehhe dikoran lokal yang harganya murah banyak tuh…

    itu gudange mBa hehhehehe

  19. pennygata said: belum yg iklan di TV, justru akses keanak lbh sering , pusing kadang kalo ditanyak2 :))

    po maneh ning cerak kos-kosan..uakih tenan iklane ikuh..jane sok pengin nyopoti iklan ngunu2 ikuh, tapi kayane lem sing dinggo terlalu kuat..ihik.mungkin nganggo k*lp*n*x ae, men ora njamur di sembarang tempat.

  20. pennygata said: belum yg iklan di TV, justru akses keanak lbh sering , pusing kadang kalo ditanyak2 :))

    hora melu2 aku

  21. pennygata said: belum yg iklan di TV, justru akses keanak lbh sering , pusing kadang kalo ditanyak2 :))

    mas dhave dah nyobain ya? :p

  22. pennygata said: belum yg iklan di TV, justru akses keanak lbh sering , pusing kadang kalo ditanyak2 :))

    hehhe dikoran lokal yang harganya murah banyak tuh…

  23. pennygata said: belum yg iklan di TV, justru akses keanak lbh sering , pusing kadang kalo ditanyak2 :))

    mau jawab apa ya…?

  24. rirhikyu said: yaken jo?hahahahaha

    hahahaha,,,yakin gaaa..?

  25. rirhikyu said: aih aihhhhheh kayaknya dirimu lama gak nulis yah?ato gue yg ketinggalan?

    sudah seminggu absen…. Bu Peb hehhehe….. lagi urus sekolah dulu nie

  26. johaneskris said: gak usah besar2 yg penting cekatan… hahahhah

    belum yg iklan di TV, justru akses keanak lbh sering , pusing kadang kalo ditanyak2 :))

  27. johaneskris said: gak usah besar2 yg penting cekatan… hahahhah

    yaken jo?hahahahaha

  28. johaneskris said: gak usah besar2 yg penting cekatan… hahahhah

    aih aihhhhheh kayaknya dirimu lama gak nulis yah?ato gue yg ketinggalan?

  29. johaneskris said: gak usah besar2 yg penting cekatan… hahahhah

    apanya Om..? heheheeee

  30. sukmakutersenyum said: belum berkeluarga jadi nggak ngerti maksud iklannya*)kabur

    gak usah besar2 yg penting cekatan… hahahhah

  31. sukmakutersenyum said: belum berkeluarga jadi nggak ngerti maksud iklannya*)kabur

    harus berkeluarga dulu ya biar bisa mengertihehehehhee . 😀

  32. anazkia said: DIJUAL GENJER, SEKILO Rp.2000

    belum berkeluarga jadi nggak ngerti maksud iklannya*)kabur

  33. anazkia said: DIJUAL GENJER, SEKILO Rp.2000

    genjer rasa nanas muda..dijamin kuat….hahahahaaaaa…..

  34. dhave29 said: hayooo..hayooooo megang ponsel ketik apaan ntuh

    DIJUAL GENJER, SEKILO Rp.2000

  35. henidebudi said: huehehehehe

    lha kok ketawa….?hayooo..hayooooo megang ponsel ketik apaan ntuh,,,,,,hehehhee 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kisah Pilu di Laut Indramayu

Masa kritis itu akhirnya lewat juga, masa dimana isi lambung sudah tidak ada lagi dan tidak mungkin untuk muntah. Guncangan ombak yang semula membuat kepala ...